Ratusan Karyawan PT Sino Indo Mutiara Protes Intimidasi Oknum APH
Foto: Protes karyawan PT. Sindo Indo Mutiara Sekotong, Lobar (14/4/2025)
Labulianews.id, Lombok Barat (15/3/2025) Ratusan karyawan dan karyawati PT Sino Indo Mutiara, perusahaan budidaya mutiara di Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, protes dan meminta kepada Kapolda NTB, Gubernur NTB dan presiden Prabowo untuk menghentikan segala bentuk intimidasi hingga membuat karyawan menjadi resah yang diduga dilakukan oleh oknum APH dengan dalih perijinan yang dapat menghambat investasi di wilayah NTB.
Menurut karyawan, keberadaan PT Sino Indo Mutiara sangat membantu perekonomian warga sekitarnya dan menyerap tenaga kerja dengan penghasilan yang layak. "Ibu-ibu yang bekerja disini sangat dimudahkan, tidak melihat latar belakang pendidikan, intinya sehat dan mau kerja," kata Hidayatul, salah satu karyawan.
Laelatul Jannah, karyawan lainnya, mengatakan bahwa pemerintah dan APH harus bertanggung jawab dan mempertimbangkan nasib sekitar 360 orang warga lokal yang sudah sekian tahun menggantungkan hidupnya pada perusahaan ini jika di kemudian hari dianggap bermasalah karena perijinan oleh oknum APH
Mohammad Fahmi Saputra, HRD PT Sino Indo Mutiara, menjelaskan bahwa perusahaan ini telah beroperasi secara kelompok sejak 2020 dan awal tahun 2023 melebur menjadi satu dalam sebuah perusahaan. "Kami tidak pernah memiliki masalah seperti sekarang ini, selama ini karyawan bekerja dengan tenang" ucapnya.
Karyawan PT Sino Indo Mutiara berharap agar Pemerintah dan Polda NTB dapat menyelesaikan masalah ini dan menghentikan segala bentuk intimidasi agar iklim investasi di Lombok Barat menjadi baik dan berkembang sehingga tujuan pembangunan daerah terwujudkan.
Sementara itu pihak oknum APH yang dimaksud, hingga berita ini dimuat belum bisa di konfirmasi (ms)