FP4 Menduga Ada Oknum Pejabat Tinggi Loteng yang 'Bermain' dengan Dana Segar dari PT. AMNT
Ilustrasi
Menurut Direktur Forum Peduli Pembangunan dan Pelayanan Publik (FP4) NTB, Habiburrahman, dana tersebut diduga hanya sebagian yang dibahas di Banggar DPRD Loteng, yaitu sekitar Rp 39 miliar lebih, lalu sisanya, sekitar Rp 35 miliar, dibahas dimana? dan belum diketahui peruntukannya juga.
"Diduga ada oknum petinggi di Lombok Tengah menikmati atau bermain, seharusnya semua anggaran itu dibahas di Banggar" ungkapnya
FP4 menduga ada oknum pejabat tinggi di Lombok Tengah yang diduga bermain dan menikmati sisa anggaran tersebut. Oleh karena itu, FP4 akan melakukan upaya upaya untuk memastikan kebenaran desas desus itu, walaupun sumber berita ini keluar dari sumber yang terpercaya, namun upaya klarifikasi, konfirmasi seperti melalui hearing di DPRD Loteng dan menempuh langkah langkah serius lainnya harus lebih diutamakan, sehingga nantinya bisa terjawab teka teki ini agar publik mengetahui kemana dan dimana sisa anggaran tersebut.
"Dalam waktu dekat FP4 akan hering ke DPRD Loteng untuk memastikan realisasi anggaran tersebut" kata Habiburrahman
Diketahui Pemkab Loteng menerima transfer dana dari PT AMNT dalam tiga tahap, yaitu:
- Tahap pertama: Rp 16.143.889.520 pada tanggal 19 Februari 2024
- Tahap kedua: Rp 40.456.643.541 pada tanggal 25 Juni 2024
- Tahap ketiga: Rp 17.689.069.400 pada tanggal 19 Desember 2024
Dana tersebut digunakan untuk membiayai program 24 dinas dan instansi di Kabupaten Lombok Tengah.
Anggota DPRD Loteng Ibu Retno dan Baiq Fatwati yang dikonfirmasi mengatakan silakan ditanyakan ke Banggar,
"Kayaknya iya.. namun untuk lebih jelas nya silahkan tanyakan ke Banggar" kata Baiq Fatmawati, Fraksi Golkar
Sementara itu pihak Pemda Lombok Tengah hingga berita ini dimuat belum memberikan keterangan resminya (tim)