Anggota DPR Lobar Laporkan Dugaan Kekerasan Pisik Terhadap Anaknya di Ponpes Al-Az
Foto: Ilustrasi
Labulianews.id, Lombok Barat, 20 Januari 2025 - Seorang santri di Pondok Pesantren Al-Az Gunungsari, Lombok Barat, diduga mengalami kekerasan pisik oleh oknum pengasuh ponpes. Korban, berinisial MYA, adalah anak dari Anggota DPRD Lobar, Haris Karnaen.
Menurut Haris Karnaen, kejadian tersebut terjadi pada tanggal 15 Januari 2025 sekitar pukul 21.00 WITA. "Saya sudah melaporkan peristiwa ini ke polisi untuk diproses hukum," ujarnya.
Korban mengalami keluhan rasa sakit pada bagian kepala dan badannya. "Sudah dilakukan visum dokter untuk memastikan kondisi anak saya," tambah Haris.
Haris berharap ponpes melakukan perbaikan sistem manajemen, pendidikan, dan keamanan untuk mencegah kekerasan serupa. "Saya tidak bermaksud menjatuhkan nama baik ponpes, tapi ingin memastikan keselamatan dan kenyamanan santri," ujarnya.
Kekerasan pisik di Ponpes Al-Az bukanlah kasus pertama. Haris menegaskan bahwa kesalahan santri tidak boleh dihukum secara berlebihan. "Hukuman yang tepat adalah menghapal atau membersihkan kamar, bukan dipukul," ujarnya.
Anak Haris mengalami trauma dan takut kembali ke ponpes. "Saya akan membawa kasus ini ke Komisi IV untuk dilakukan pembahasan dan mencegah kejadian serupa," tutupnya.